Apresiasi Sajak Puisi "Aku Ingin" Karya Sapardi Djoko Damono

 Aku Ingin

Sapardi Djoko Damono


Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

dengan kata yang tak sempat diucapkan

kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

dengan isyarat yang tak sempat disampaikan

awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.

Sajak terkenal yang dibuat pada tahun 1989 yang menggetarkan hati dengan perasaan cinta sederhana. Sekilas kita mendengarkan puisinya, dapat kita rasakan kesederhanaan cinta tulus dan romantis namun tidak sampai. Bukan melewati kata manis atau isyarat yang menggebu-gebu tapi melalui perjuangan besar untuk sang kekasih.

Cinta yang menjadi sorotan pada puisi ini memiliki banyak pengertian. Contoh dalam filsafat Yunani yang biasa kita kenal yaitu eros .  Eros sendiri memiliki makna cinta romantis, yang dapat diisyaratkan keinginan untuk memiliki dan dimiliki. 

“Aku ingin mencintaimu dengan sederhana” cinta sederhana tak memerlukan pembuktian, balasan dan lain hal. “Dengan kata yang tak sempat diucap” mengisyaratkan doa dan kata yang tak sempat terungkapkan. “Dengan Isyarat yang tak sempat disampaikan” walau tak ada bentuk isyarat yang tersampaikan akan tetap ada pembuktian yang ditunjukkan.

“Kayu kepada api yang menjadikannya abu” dan “Awan kepada hujan yang menjadikannya tiada” ‘Kayu’ dan ‘Awan’ menggambarkan diri sang penyair. ‘api’ dan ‘hujan’ mengisyaratkan seseorang yang dicintainya. ‘menjadikannya abu’ dan ‘menjadikannya tiada’ adalah hasil atau dampak pengorbanan sang penyair kepada sang kekasih.

Komentar